Rabu, 30 November 2011

Kesepian Ternyata Tidak Menyehatkan

Sebuah studi menunjukkan kesepian tidak hanya menyebabkan ketidakbahagiaan, namun mungkin buruk bagi kesehatan Anda. Hal ini dikarenakan orang yang kesepian lebih cenderung mengalami gangguan saat tidur malam.

Hal ini terjadi bukan karena mereka merasa tertekan, cemas atau stres. Penelitian membantu menjelaskan mengapa orang yang kesepian lebih rentan mengalami gangguan kesehatan, seperti depresi, tekanan darah tinggi dan risiko penyakit jantung bagi wanita.

Saat merasa kesepian, hanya dalam pikiran Anda tentunya, otak menghasilkan perasaan pengasingan sosial.

Lianne Kurina dari University of Chicago dan mitranya menyelidiki hubungan kesepian dan pola tidur diantara sekelompok penduduk berusia tua yang tinggal di pinggiran kota Dakota Selatan, Amerika. Para partisipan tinggal dalam sekte agama yang hidup bersama, yang berbagi makanan dan barang. Mereka bukanlah terisolasi secara sosial.

Para peneliti mengumpulkan informasi mengenai perasaan kesepian, tekanan darah dan kualitas tidur dari 95 rumah di komunitas Hutterite, Dakota.

Untuk mengukur kualitas tidur, partisipan penelitian memakai semacam gelang di pergelangan tangan yang mengukur aktivitas mereka dan tingkat kegelisahan selama tidur.

"Bukan hanya karena individu yang sangat kesepian menjadi kurang tidur. Kami menemukan bahwa kesepian tidak mengubah jumlah total tidur individu, tap lebih sering membangunkan indvidu sepanjang malam. Kesepian berkaitan dengan efek buruk terhadap kesehatan tubuh." ungkap Kurina.

Penelitian ini tidak membuktikan adanya hubungan antara kesepian yang menyebabkan kurangnya tidur di malam hari. Namum, penelitian ini diharapkan bisa membantu mengapa orang yang kesepian memiliki kesehatan yang buruk.​
sumber:http://health.ghiboo.com/kesepian-ternyata-tak-menyehatkan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar